Valentino Rossi Enggan Disanjung Usai Pimpin Ujicoba Malaysia

Valentino Rossi Enggan Disanjung Usai Pimpin Ujicoba Malaysia

Rider Veteran asal Italia, Valentino Rossi berhasil mendominasi puncak klasemen catatan waktu saat hari pertama ujicoba pra musim 2018 digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia. Kendati demikian, sosok berusia 36 tahun ini menegaskan pentingnya merendah, dia tak mau terbuai dengan segala sanjungan yang dilantunkan.

Valentino Rossi Enggan Disanjung Usai Pimpin Ujicoba Malaysia

Dengan mengendarai YZR-M1 2018 yang dilengkapi oleh Sasis Baru, Valentino Rossi mencapai catatan waktu tercepat pada saat itu. Rossi sendiri mengaku nyaman dengan tunggangannya tersebut, akan tetapi pada pukul 17.30, yang bersangkutan memutuskan untuk menghentikan lajunya, tepat 30 menit sebelum sesi ujicoba berakhir. Ketika itu juga dia disalip oleh Dani Pedrosa serta empat pebalap ducati lainnya.

Rossi menegaskan bahwa itu barulah hari pertama dalam ujicoba, jadi tak ada yang perlu dibanggakan, hanya saja dia tidak bisa menampik rasa senang karena berhasil mencatatan waktu yang bagus pada ujicoba pertamanya di Sirkuit Sepang.

“Ini baru hari pertama, dan ini MotoGP; Anda berhenti lebih awal, lalu Anda melorot 3-4 posisi! Tapi seperti yang saya katakan, ini hanya hari pertama, jadi ini bukan apa-apa, tapi kami jelas memulai dengan baik. Saya tak ingat hari macam ini tahun lalu. Waktu itu saya selalu mengeluh,”

“Saya senang karena kami bekerja dengan baik, lebih paham situasi usai bingung sepanjang tahun lalu. Sasis yang sekarang baru, merupakan evolusi, tapi berdasar sasis 2016. Jadi saya lebih nyaman, gaya balap saja jadi normal. Saya merasa nyaman dengan bagian depan motor dan kecepatan saya baik,” Demikian kata sosok berjuluk The Doctor tersebut.

Tunggangan barunya membuat Rossi tak lagi memikirkan soal sasis, karena sudah dibuat nyaman olehnya, seakarang sang rider meminta Yamaha untuk fokus terhadap kelistrikan, terutama pada ban yang akan sangat berpengaruh dalam balapan sesungguhnya nanti.

Demi Juara MotoGP 2018, Valentino Rossi Berlatih 10 Jam Sehari

Demi Juara MotoGP 2018, Valentino Rossi Berlatih 10 Jam Sehari

Rider Yamaha Movistar, Valentino Rossi sepertinya benar-benar serius menatap kompetisi anyar MotoGP 2018. Sebagaimana dilansir Tuttomercatoweb, sosok berusia 38 tahun tersebut saat ini tengah melakukan persiapan khusus dan berlatih selama 10 jam dalam sehari untuk menjaga asa juara pada kompetisi tahun ini.

Demi Juara MotoGP 2018, Valentino Rossi Berlatih 10 Jam Sehari

Seperti diketahui, Pebalap Asal Italia tersebut memang masih mengusung ambisinya untuk bisa memenangkan gelar juara dunia untuk kali ke-10 dalam karirnya sebagai pebalap professional. Bahkan, Rossi mengaku tidak akan pensiun sebelum bisa menggenapi koleksi juaranya tersebut.

Sayangnya, dalam lima kesempatan terakhir secara beruntun, yang bersangkutan tak cukup bagus untuk bisa kembali naik ke Podium utama, meski sempat sangat dekat pada kompetisi musim 2014 lalu. Sedangkan di kompetisi musim 2017 kemarin, Rossi tampil kurang begitu bagus dan hanya finish sebagai peringkat ke-5 pada klasemen akhir.

Nah, jelang berlangsungnya kampanye musim 2018, Rossi menerapkan sesi latihan khusus dengan persiapan ekstra dan keras. Bahkan, sebagaimana dituturkan oleh Sahabat sang Rider, Alessio Salucci, Rossi berlatih selama 10 jam dalam sehari untuk bisa mewujudkan impiannya sebelum pensium nanti.

“Rossi hanya berpikir tentang gelar ke-10. Dia berlatih selama 10 jam sehari di gym, lintasan, dan dirt track, Itu sudah menjadi bagian hidupnya. Rossi selalu memberikan segalanya demi merebut gelar juara dunia,” ujar sahabat Rossi, Alessio Salucci, dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (22/1/2018).

Rossi masih memiliki hasrat besar merebut gelar juara dunia ke-10 meski telah berusia 38 tahun. Hasrat The Doctor tak lepas dari kecintaannya terhadap dunia balap. Selain itu, dia juga masih menyimpan ambisi besar.

Maverick Vinales Resmi Perpanjang Kontrak di Yamaha

Maverick Vinales Resmi Perpanjang Kontrak di Yamaha

Jelang berlangsungnya adu balap MotoGP musim 2018, pebalap asal Spanyol Maverick Vinales memastikan masa depannya tetap bersama dengan Yamaha Movistar. Ya, rider berusia 22 tahun tersebut baru saja resmi menambah kontraknya untuk dua tahun ke depan dengan pabrikan asal Jepang.

Maverick Vinales Resmi Perpanjang Kontrak di Yamaha

Sebagai informasi, Vinales mulai mejnadi bagian dari tim Yamaha Movistar sejak resmi meninggalkan Suzuki Ecstar pada awal tahun 2017 kemarin. Dalam kesepakatan awal, Vinales menyepakati ikatan kontrak berdurasi dua tahun dari pabrikan asal Jepang tersebut, dan seiring dengan memasuki tahun 2018, praktis kontraknya hanya tersisa satu tahun lagi.

Karena pihak Yamaha Movistar sendiri senang dengan kinerja Vinales di sepanjang kampanye musim 2017 kemarin, akhirnya kontrak sang rider pun akhirnya diperpanjang pihak Yamaha. Kontrak baru ini akan membuat Vinales bertahan di tim Yamaha Movistar selama dua tahun ke depan, atau hingga tahun 2020 mendatang. Kabar ini diumumkan saat Movistar Yamaha meluncurkan livery baru mereka untuk MotoGP 2018 di Madrid, Rabu (24/1/2018).

Vinales sendiri mengaku senang dengan perpanjangan kontrak tersebut, dan bertekad untuk selalu tampil maksimal di setiap Race musim 2018 mendatang.

“Alasannya karena saya merasa bahagia di dalam tim, saya merasa kompetitif, dan khususnya merasakan keinginan untuk menang, Ini yang saya suka, ini yang saya inginkan. Kami tiba dengan sangat menjanjikan, dan saya pikir untuk kedua belah pihak ini sangat spesial.”

“Terima kasih untuk Yamaha, karena mereka selalu membuat mimpi saya menjadi nyata, dan kita lihat apakah kami bisa melakukannya (menjadi juara),” ujar Vinales.

Pada awal MotoGP 2017, Maverick Vinales tampak menjanjikan dengan meraih tiga kemenangan dalam lima balapan awal. Sayang, performanya menurun pada paruh kedua. Namun demikian, Vilanes tetap mampu menunjukkan kelasnya dengan finish pada peringkat ketiga di podium akhir klasemen.