Jorge Lorenzo Merasa Lebih Dihargai di Ducati

Jorge Lorenzo Merasa Lebih Dihargai di Ducati

Jorge Lorenzo telah resmi bergabung dengan Ducati pada musim ini setelah menghabiskan sembilan tahun karirnya sebagai pebalap bersama dengan Produsen Jepang, Yamaha, di mana dia meraih tiga titel juara dunia MotoGP. Meski mentereng dengan prestasi tersebut, faktanya Pebalap asal Spanyol tak terlalu merasa bahagia di sana.

Jorge Lorenzo Merasa Lebih Dihargai di Ducati

Menurut informasi yang terdengar, ada ketidak harmonisan hubungan antara Lorenzo dan Kolega sekaligus rivalnya, Valentino Rossi. Konflik tersebut mulai berlangsung sejak awal karier Lorenzo di tim ‘Garpu Tala’. Meski tak pernah membenarkan hal tersebut, namun pada akhirnya, yang bersangkutan memilih berpindah ’agama’.

Sejak awal musim, Lorenzo telah menjadi bagian dari Ducati, kendati tidak mudah. Hal itu diindikasikan lewat hasil di sesi tes pramusim di mana Lorenzo masih tercecer cukup jauh dari Marc Marquez dan penggantinya di Yamaha, Maverick Vinales. Tapi, Pebalap asal Spanyol merasa lebih dihormati bersama dengan ducati.

“Sebenarnya hal ini adalah yang saya inginkan untuk berubah ketimbang saat di yamaha, Saya selalu melihat garasi Marquez dipenuhi oleh mekanik. Saya pernah meminta kepada yamaha, namun mereka tak pernah memenuhi permintaan tersebut.”

“Bersama Ducati, saya diperlakukan seperti mereka sangat mengagumi saya, sedangkan di Yamaha, saya seperti pekerja lainnya. Padahal saya menjadi sosok yang penting disana, yeah, tapi di Ducati, mereka sangat menghormati dan mengagumi saya. Mereka tahu bahwa mereka merekrutku untuk mengembangkan mesin menjadi lebih baik dan performa menjadi lebih baik tentunya,” kata Lorenzo kepada Autosport.

Ini Motivasi terbesar Jorge Lorenzo Gabung Ducati

Ini Motivasi terbesar Jorge Lorenzo Gabung Ducati

Keinginan menjadi juara dunia di motor yang berbeda melatarbelakangi kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati. Sebagai pebalap yang sudah cukup berpengalaman, pria asal Spanyol ini memang memiliki keinginan untuk mendapatkan tantangan baru, suasana baru dan rekan-rekan kerja yang baru juga.

Ini Motivasi terbesar Jorge Lorenzo Gabung Ducati

Jorge Lorenzo, akhirnya angkat bicara mengenai keputusannya untuk hijrah ke Ducati pada awal musim 2016. Dikatakan oleh pebalap asal Spanyol, bahwa ada motivasi dibalik keputusanya meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Ducatti.

Sebagaimana diketahui, Lorenzo memang telah memperkuat Yamaha selama kurang lebih sembilan tahun. Secara mengejutkan dia meninggalkan Produsen asal Jepang tersebut pada awal musim 2016, untuk kemudian bergabung dengan Ducati. Pebalap Spanyol itu menjadi salah satu yang paling dinantikan kiprahnya di musim baru yang akan bergulir pekan depan.

Hal tersebut mengingat, sejauh ini, hanya Casey Stoner yang mampu menaklukan motor Desmosedici. Mantan pebalap asal Australia itu sukses membawa Ducati menjadi nomor satu di 2007, kemudian finish sebagai urutan kedua dan keempat di tahun-tahun berikutnya.

Lorenzo sendiri bukannya tanpa kesulitan dengan tim barunya itu. Dalam sesi ujicoba pramusim yang sudah dilakoni, juara dunia tiga kali itu mendapatkan hasil yang dinilai kurang memuaskan. Hal ini membuat munculnya kecemasan bahwa Lorenzo bakal gagal bersama Ducatti seperti yang pernah dialami Rossi. Namun demikian, Pebalap asal Spanyol menegaskan bahwa dirinya memiliki motivasi yang besar bergabung dengan Ducatti.

“Motivasi terbesar saya bergabung dengan Ducatti adalah melihat fakta bahwa sangat sedikit pebalap yang bisa menang dengan dua motor berbeda. Salah satunya yang berhasil dengan Ducati adalah Stoner. Tentu saja, saya juga ingin merasakan hidup kembali, mencoba tunggangan yang berbeda, bekerja dengan orang-orang yang berbeda, lingkungan yang berbeda dan warna yang berbeda” ungkap Lorenzo kepada Marca, yang dilansir GPOne.